Sabtu, 20 November 2010

Dilarang Bicara

Kejadian ini terjadi sekitar seminggu yang lalu. Pada sebuah web yang sama dimana teman saya pernah menumpahkan unek-uneknya, muncul lagi unek-unek atau lebih tepatnya sebuah pertanyaan yang umum ditanyakan yaitu kejelasan dari sebuah perekrutan “buruh”.

Pertanyaan yang wajar ditanyakan, bagaimana standar penerimaan? Ketika ada kenyataan bahwa ternyata suatu pendaftar tidak memenuhi standar maka pastinya dia tidak bisa menempati jabatan yang dibutuhkan, yang akhirnya posisi itu kosong. Namun, kenyataan menurut si penyampai unek-unek adalah tiba-tiba muncul seseorang yang entah dia akan memenuhi posisi yang kosong yang mana.

Menurut saya pribadi wajar ketika ada orang yang bertanya semacam itu, dan dia juga menyampaikanya pun di tempat yang memang selayaknya seseorang menyampaikan segala unek-uneknya. Saya rasa itu tempat yang tepat daripada berkoar-koar di tempat ga jelas. Ibaratnya jika kita dalam sebuah keluarga, kita merasa tidak nyaman dengan salah satu anggota keluarga kita, kita lebih baik mengkritiknya langsung,bukan menggosip dengan tetangga.

Namun yang terjadi adalah pihak yang bertanggungjawab untuk menjawab pertanyaan si penyampai unek-unek justru merasa si penyampai unek-unek ini kurang ajar, dan merasa itu merupakan bentuk pembangkangan atau apalah. Padahal menurut saya, dari segi bahasa pun si penyampai unek-unek ini menyampaikannya dengan biasa saja tidak ada kalimat penghinaan atau apa. Dan saya yakin tidak sedikit yang memiliki pertanyaan ini, hanya saja mungkin mereka sama seperti saya lebih memilih diam daripada bervokal. Tidak ada penjelasan lebih lanjut, karena dari yang saya dengar salah satu pihak yang bertanggungjawab justru meminta atasan si penyampai unek-unek untuk menegur atas tindakan si penyampai unek-unek.

Saya tidak tahu bagaimana kelanjutannya, yang saya sayangkan,ketika itu sudah muncul di sebuah forum, kenapa tidak dijelaskan secara gamblang. Sudah banyak orang yang membaca, dan dengan berhentinya tanpa kejelasan membuat orang menjadi memiliki spekulasi macam-macam.

Entahlah..

KHM No.4, Jumat, 19 Nopember 2010
00:45:18

1 komentar:

  1. mudah2an kasus kayak begini ditanggapi serius sama yg bersangkutan. Serius bukan ditanggapi negatif, tapi lebih mengoreksi kebijakan sendiri yg ternyata banyak dipertanyakan kejelasannya ^^

    BalasHapus

 

Ndoroayu's Zone Template by Ipietoon Cute Blog Design